Archive for the Category » Kesehatan «

Espegeka

14233112_1427601297256824_1984797939521709759_n

ESPEGEKA

Ada yang udah tau, makanan apakah itu?
Kayaknya enak yah? 😀

Hehehee..
Kenalan dulu.. Tulisannya yang betul seperti ini: SpGK. Kepanjangannya adalah dokter spesialis gizi klinik.

PPDS-GK adalah dokter umum, yang mengambil program pendidikan dokter spesialis gizi klinik. Kalau sesuai target, dalam 7 semester sudah bisa menjadi SpGK. Tentunya dengan melalui berbagai ujiannya ya, termasuk ujian thesis dan ujian board nasional. Kuliahnya terutama di semester satu dan dua, tapi mulai semester satu sudah masuk bangsal perawatan. Ya, pendidikan dokter spesialis merupakan pendidikan profesi (begitu pula Ko-ass, jenjang setelah S1 kedokteran), sehingga belajarnya lebih banyak terjun langsung merawat pasien. Sambil belajar, sambil praktek, sambil diskusi dengan dosen dan senior, sehingga saat sudah lulus nanti in syaa Allah sudah siap menangani pasien.

Apa pentingnya ada SpGK?? Apa bedanya dengan dietician atau nutritionist (ahli gizi)?
Salah seorang guru besar saya pernah menerangkan, ada ilmu-ilmu yang sama2 kami kuasai, tapi perbedaan mendasarnya dapat dianalogikan seperti bidan dengan dokter spesialis obstetri-ginekologi. Bidan bisa dan boleh menangani persalinan serta ante natal care, seperti SpOG. Namun, jika sudah menemui sesuatu yang patologis, itu sudah harus ditangani oleh SpOG. Karena basic ilmunya sudah berbeda sejak awal. Begitu pula dengan dietician dan SpGK.

SpGK basicnya adalah dokter, sejak awal harus mempelajari tentang anatomi, fisiologi, dan biokimia tubuh, serta patofisiologi penyakit, dan terapinya. Karena diet tidak hanya sekedar untuk menurunkan atau menaikkan berat badan saja, apalagi pada pasien dengan penyakit dan penyulit tertentu. Ada pasien yang membutuhkan kalori yang tinggi, tapi tidak bisa menerima protein dalam jumlah besar dikarenakan fungsi ginjalnya yang sudah sangat turun. Ada pasien yang hasil laboratoriumnya menunjukkan gula darah yang meningkat, namun tidak serta merta didiagnosis sebagai penderita kencing manis, karena patofisiologi kondisi tertentu bisa juga meningkatkan kadar gula darah yang sifatnya sementara. Dengan begitu kompleksnya kondisi yang dialami pasien dan kebutuhan nutrisinya, sangat membantu apabila ada dokter SpGK di sana.

SpGK tidak sekedar menentukan berat badan pasien, namun lebih dari itu harus melakukan berbagai pemeriksaan seperti layaknya dokter pada umumnya. Mulai dari anamnesis, pemeriksaan fisik dan antropometri, pemeriksaan penunjang, kemudian baru menentukan diagnosis gizi serta preskripsinya.

Dengan adanya SpGK, diharapkan urusan nutrisi pasien dapat dikelola sepenuhnya oleh SpGK. Selanjutnya terapi dari DPJP (dokter penanggung jawab pasien, dokter utama) dapat sinergis dengan pengelolaan nutrisinya dan penyembuhan pasien dapat berlangsung lebih cepat. Karena sejatinya antara terapi penyakit utama dengan nutrisi pasien sebetulnya tidak bisa dipisahkan, saling terkait dan saling mempengaruhi.

Lantas, apakah SpGK bekerja sendiri dalam menangani nutrisi pasien?
Ow..sama sekali tidak. Preskripsi yang dibuat oleh SpGK nantinya akan dikomunikasikan ke dietician dan perawat, kemudian diteruskan ke instalasi gizi untuk diwujudkan dalam bentuk makanan baik makanan oral (dikunyah) maupun enteral (melalui selang) atau juga parenteral (infus).

Apakah semua SpGK bekerja di rumah sakit?
Tidak juga. Banyak peluang seorang SpGK, selain bekerja di rumah sakit, SpGK juga bisa membuka praktek pribadi atau membuka klinik. Ada banyak cabang keilmuan SpGK, misalnya gizi estetika, menjadi pendidik, dll.

Semoga uraian di atas cukup membantu mengenal profesi yang terbilang baru di Indonesia, yaitu dkter gizi klinik.
Gimana? Adakah yang tertarik daftar PPDS GK? Sementara ini baru ada di senter2 tertentu yaitu UI, UNDIP, dan UNHAS..

Oh, atau malah tertarik untuk konsultasi dengan SpGK? Atau berminat membina kerja sama? Boleeh, silakan.. Bersama, kita wujudkan Indonesia sehat. Karena dari makanan kita bisa sehat, dari makanan pula kita bisa sakit. So, pandai2 menjaga makanan kita, seperti yang Islam ajarkan, makanlah makanan yang halal dan thayyib, serta jangan berlebih-lebihan.. Mudah-mudahan kita semua diberikan nikmat sehat agar bisa beribadah dengan nyaman dan berkarya dengan leluasa ya dear friends, aamiin…

Diet

14962765_1490979200919033_8139658126129879451_n

DIET BEBAS GLUTEN

Adakah teman2 di sini yang pernah mendengar tentang diet yang satu ini? Atau bahkan mungkin ada yang sudah menjalankannya?

Diet bebas gluten. Sesuai sebutannya, diet ini sungguh2 berusaha menghilangkan gluten dari makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Mengapa hal tersebut dilakukan? Nah, sebelumnya saya cerita sedikit ya mengenai penyakit celiac.

Penyakit celiac merupakan kelompok penyakit hipersensitivitas. Nama lainnya adalah non-tropical sprue, dan bagian dari kelompok kelainan berjenis gluten hypersensitivity. Menurut epidemiologi, penderita penyakit seperti ini mencapai 1% dari seluruh penduduk. Itu data dari Amerika dan Eropa. Di indonesia sendiri belum memiliki data pasti mengenai jumlah penderita celiac. Bukan karena tak ada pasiennya, namun lebih karena belum ada pendataan yang memadai dan penegakan diagnosa celiac yang cukup rumit. Seseorang positif terdiagnosa celiac melalui beberapa tahap, yaitu adanya kelainan klinis yang didukung oleh pemeriksaan lab terkait, pemeriksaan serologis, dengan baku emas pemeriksaan biopsi serta pemeriksaan genetik (HLA).

Apa itu gluten? Gluten sebenarnya adalah bentuk amorf dari protein simpanan yang terkandung dalam beberapa jenis serealia. Gluten terbanyak ditemukan pada gandum (wheat), dan dapat ditemui juga pada gandum hitam (rye), serta jelai (barley). Disebut juga prolamin, karena merupakan protein simpanan yang kaya akan prolin serta glutamin. Secara umum, gluten memang cenderung sulit dihancurkan oleh enzim pencernaan kita, namun bagi orang sehat tidak menjadi masalah. Masalah baru timbul pada orang2 dengan kerentanan genetik yang memiliki hipersensitivitas terhadap gluten. Gluten yang dikonsumsi cenderung sampai dalam bentuk utuh ke dalam usus halusnya, kemudian masuk menembus lapisan luar usus, sampai ke pembuluh darah, dan memanggil sel-sel radang di sana. Terjadi inflamasi yang berkepanjangan (kronik), yang akhirnya akan merusak mukosa usus. Normalnya lapisan terluar usus memiliki jonjot2 untuk memperluas bidang penyerapan nutrisi, namun pada penderita celiac jonjot ini menghilang sehingga terjadinya berbagai keluhan saluran cerna yang disertai dengan defisiensi berbagai nutrisi, makro maupun mikro.

Keluhan celiac bisa ditandai dengan adanya konstipasi (sembelit) atau justru diare terus-menerus, perasaan kembung sehabis mengonsumsi makanan bergluten, nyeri perut, perut terasa kencang, atau muntah. Bisa juga ditandai dengan akibat2 gagalnya penyerapan zat2 gizi, yaitu anemia, osteoporosis, gagal tumbuh pada pasien anak, sariawan berulang, berat badan yang terus turun, dan lain sebagainya. Penderita yang mengalami hal2 di atas akan disarankan untuk melakukan serangkaian pemeriksaan terkait penyakit celiac. Apabila sudah tegak diagnosa penyakit celiac, baru pasien boleh menjalankan diet bebas gluten sebagai satu2nya terapi.

Kembali kepada diet bebas gluten, pantangannya sangat banyak. Karena, walaupun kita tinggal di Indonesia, gandum sudah masuk dalam berbagai bahan makanan maupun minuman yang kita konsumsi sehari-hari, baik itu bahan utama maupun bahan tambahan. Oleh karena itu, bila sudah pasti menderita penyakit celiac, ada banyak hal yang harus diperhatikan. Sepertinya terlalu panjang kalau diceritakan sekaligus.. jadi, bersambung ya… :*

Catatan :
Diet bebas gluten adalah terapi khusus untuk penderita penyakit celiac. Banyak yang harus diperhatikan terkait diet jenis ini. Dalam pelaksanaannya, memiliki sejumlah kerugian, oleh karena itu tidak disarankan bagi orang yang bukan penderita penyakit celiac.

Semarang, 6 November 2016
dr. Dina Adriana

14962728_1491107177572902_2849141877452419789_n

DIET BEBAS GLUTEN (2)

Kembali dalam bahasan mengenai diet bebas gluten. Teorinya, dengan eliminasi gluten, maka peradangan akan mereda dan memperbaiki keluhan2 yg dialami pasien. Untuk bisa mengeliminasi sepenuhnya gluten dari makanan dan minuman yang dikonsumsi, seorang penderita penyakit celiac harus bisa mengenali bahan makanan mana saja yang sekiranya mengandung gluten, dan konsisten menghindarinya. Karena derajat penderita sangat beragam, bisa jadi hanya dengan konsumsi “debu gluten” secara tak sengaja, sudah dapat memicu peradangan kembali di dalam ususnya, sehingga tujuannya tidak tercapai.

Di negara dengan makanan utama berbahan dasar tepung, diet ini menjadi diet yang sangat mahal dan sulit dilakukan karena ketersediaan bahan2 non-gluten tidak sebanyak bahan bergluten. Di Indonesia, relatif lebih mudah dan murah, hanya perlu diingat tentang adanya “sumber gluten tersembunyi” dan “kontaminasi gluten”

Sumber gluten tersembunyi biasanya berasal dari makanan olahan dan aneka saus. Makanan olahan menggunakan tepung bergluten untuk membuat makanan menjadi enak, renyah, padat, dan sebagainya. Aneka saus menggunakan tepung untuk mengatur kekentalan. Produk minuman juga tak luput dari gluten. Minuman berenergi yang menggunakan gandum atau dengan kata lain “malt”, juga banyak beredar di Indonesia. Oleh karena itu, pasien dan keluarganya harus diajari dan dibiasakan untuk pandai “membaca label” yang tercantum pada makanan. Hindari makanan-makanan yang tidak diketahui pasti bahan-bahannya, untuk mencegah kekambuhan pada pasien. Harus diperhatikan pula, bahwa label “bebas gandum” bukan berarti bebas gluten, karena seperti sudah dibahas pasa status sebelumnya bahwa gluten bukan hanya terdapat pada gandum. Ada sumber2 gluten lainnya yang juga harus kita waspadai.

Mengenai kontaminasi, bisa terjadi dari hal-hal yang mungkin tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Hal2 yg buat kita cukup “remeh”, ternyata bisa besar efeknya bagi penderita. Misalnya kontaminasi saat persiapan makanan, karena menggunakan wadah, pisau, talenan, dan alat masak bekas mengolah makanan bergluten, atau minyak yang sama dengan yang dipakai menggoreng makanan bergluten, sajian prasmanan, bahkan pemanggang yang bekas dipakai memanggang makanan bergluten juga bisa besar dampaknya.

Berikut ini hal2 yg harus diketahui oleh pasien penyakit celiac (dan keluarganya) :
Informasi mengenai makanan apa saja yang mengandung gluten, beserta alternatif bahan penggantinya yang bebas gluten
Penjelasan mengenai label pada produk beserta cara membacanya
Sumber informasi mengenai makanan bebas gluten, ide-ide resep dan buku masakan bebas gluten
Cara-cara mengatasi masalah sosial yang mungkin timbul, bagaimana mengatur diet saat bepergian atau makan di luar rumah, termasuk saat bepergian ke luar negeri
Pencegahan kontaminasi silang di rumah (misalnya melalui alat pemanggang, botol selai, tempat sampah, minyak goreng, dan makanan prasmanan)
Informasi tentang sumber gluten tersembunyi, misalnya pada produk obat.
Meminimalisir risiko ketidaksengajaan mengonsumsi gluten saat makan di luar rumah

Semoga bermanfaat.

Semarang, 6 November 2016
dr. Dina Adriana

Kesehatan

14212825_1423002321050055_9220883889228348587_n

Tiga minggu terakhir ini stase di HCU-ICU. Masya Allah.. Ternyata sebegitu besar pengaruh nutrisi terhadap kondisi seseorang…

Ada seorang pasien, wanita, karena satu dan lain hal dirawat di ICU. Pasien ini sudah sekitar 35 hari di ICU. Waktu saya pertama masuk ICU, saya kira pasien ini obesitas, karena badannya buessaarrr.. Waktu masuk ICU memang cuma dampingin visite aja sih, tapi aslinya saya stand by di HCU. Pas saya beneran stase ICU seminggu kemudian, baru saya kaget, loh kok bahunya kurus banget.. Ternyata pasien ini bukan obesitas, tapi justru mengalami bengkak seluruh tubuh yang lumayan hebat. Bener2 seperti balon yg dipompa !

Walaupun terlihat besar, pasien ini sebenarnya mengalami malnutrisi berat. Namun, bukan berarti dengan diberi makanan sebanyak2nya lantas masalah selesai. Pasien seperti ini sudah mengalami kekurangan nutrisi dalam jangka lama sehingga organ2 pencernaannya pun tidak bisa berfungsi baik. Jika diberikan susu, susunya akan keluar lagi melalui selang. Kondisinya lemah sekali, kalau diajak bicara pun hanya bibirnya yang bergerak, tapi suaranya tidak keluar. Kasihan sekali…

Untungnya, di sini setiap pasien ditangani oleh tim, di antaranya dokter spesialis gizi klinik. Karena tidak bisa sembarangan memberikan nutrisi, maka khusus untuk pasien ini dipayakanlah suatu cara khusus, supaya nutrisi yang diberikan bisa masuk, dan tidak dikeluarkan lagi. Sampai2 perawat pun mendapatkan instruksi khusus untuk pemberian diet pada pasien ini.

Alhamdulillah, dari yang awalnya pasien mengalami bengkak hebat di tangan, kaki, perut, dan wajah, kemudian berangsur2 mengecil.. Sekarang hanya tinggal ujung2 tangan dan kaki serta sedikit di perut saja cairannya.

Sebagai dokter yang sedikit banyak ikut terlibat merawat pasien ini, tentu saya ikut senang melihat kemajuan pasien. Semoga pasien ini kondisinya terus membaik, bisa pindah ke ruangan biasa, dan kembali sehat seperti sedia kala. Aamiin…

“Aku mendengar Rasulallah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda : “Tidaklah seorang muslim tertimpa musibah walau hanya tertusuk duri, kecuali Allah akan mencatat baginya kebaikan dan dihapus baginya kesalahan dan dosanya.” (HR.Muslim)

DA

7 Manfaat Apel

manfaat apel kesehatan tubuh

Apel merupakan salah satu buah yang identik dengan warna kulit buah yang merah. Hampir semua orang tentu tak asing lagi dengan bentuk dan rasa apel itu sendiri. Buah ini banyak tersedia di pasar, supermarket atau tempat perbenlanjaan yang lebih besar. Karena di golongkan kedalam buah-buahan, maka apel tentunya mengandung berbagai nutrisi serta vitamin yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan tubuh seseorang. Untuk itulah, mulailah rutin mengkonsumsi buah ini, untuk menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit. Lalu, apa saja manfaat ajaib apel bagi kesehatan tubuh tersebut….???

Sahabat, tips kesehatan. Berdasarkan Fakta yang telah teruji kebenarannya, berbagai buah-buahan memang mampu mencukupi kebutuhan berbagai nutrisi, vitamin serta serat yang dibutuhkan oleh tubuh, Tak mengherankan, masyarakat modern pada zaman sekarang selalu menyelingi berbagai macam buah dalam menu hariannya tak terkecuali dengan buah apel itu sendiri. Tips kesehatan kali ini akan mengungkap berbagai manfaat buah apel bagi tubuh anda. Berikut ini 7 manfaat ajaib apel bagi kesehatan tubuh anda :

1. Organ Jantung Lebih Sehat. Ini dikarenakan, adanya kandungan senyawa fenolik yang terdapat pada kulit apel. Untuk itulah, Cucilah dulu dengan air yang mengalir, sebelum makan buah apel beserta kulitnya.
2. Pencegah Penyakit Diabetes. Kandungan serat larut dalam buah tersebut mampu menangkal datangnya penyakit diabetes. Untuk itulah, dianjurkan untuk rutin mengkonsumsi apel tiap harinya untuk kesehatan tubuh yang lebih terjaga.
3. Menjaga Berat Badan Tetap Ideal. Ini dikarenakan, memiliki berat badan yang berlebihan dapat memicu datangnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2 serta tekanan darah tinggi yang mengancam jiwa anda.
4. Memperkuat Sistem Imun Tubuh. Ini dikarenakan, kandungan antioksidan yang bernama quercetin pada buah apel dapat meningkatkan sistem daya tahan tubuh, agar seseorang tidak mudah sakit pada saat kondisi cuaca tidak bersahabat.
5. Pencegah Diare Dan Sembelit. Kandungan serat yang cukup tinggi pada buah apel mampu membantu melancarkan sistem pencernaan. Sehingga gangguan kesehatan seperti diare maupun sembelit tidak akan anda alami lagi.
6. Penghindar Aneka Kanker Yang Efektif. Ini dikarenakan, apel mengandung flavonoid yang terbukti ampuh menangkal berbagai jenis serangan kanker yang sewaktu-waktu menyerang tubuh sehat anda.
7. Penglihatan Yang Lebih Jernih. Rutin mengkonsumsi apel tiap harinya, berperan besar mencegah munculnya berbagai gangguan kesehatan pada organ mata yang mana salah satunya yaitu katarak.

http://intips-kesehatan.blogspot.co.id/

#ARR#

Manfaat Buah Semangka

Manfaat Buah Semangka Bagi Kesehatan

Warna merah pada semangka ternyata menandakan bahwa buah ini mengandung berbagai nutrisi, vitamin, mineral, kalium, betakaroten, vitamin C dan serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Oleh karena itu, mulailah menyediakan semangka sebagai salah satu makanan penutup di setiap menu harian anda.

Kandungan nutrisi dan vitamin yang dimiliki semangka sangat melimpah dan membantu menjaga dan mempertahankan kesehatan tubuh.

Berikut ini adalah manfaat Buah semangka bagi kesehatan tubuh anda :

1. Mengurangi Lemak
Semangka merupakan jenis buah yang kaya akan kandungan citruline yang mana berperan sebagai pengurang lemak berlebih yang berada di dalam tubuh kita.
2. Memperkuat Tulang
Semangka merupakan buah yang kaya akan kandungan kalisum yang berfungsi untuk mempertahankan kalsium dalam tubuh. Sehingga tulang dan sendi akan lebih sehat dan kuat sepanjang waktu.
3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Semangka merupakan sumber vitamin C yang memiliki fungsi membantu meningkatkan sistem imun tubuh, Sehingga tubuh tidak akan mudah sakit di saat cuaca kurang baik atau sangat ekstrem.
4. Mata Yang Lebih Sehat
Buah ini mengandung betakaroten yang akan di ubah didalam tubuh menjadi vitamin A yang akan menyehatkan organ penglihatan anda.
5. Jantung Yang Sehat
Buah semangka merupakan sumber likopen dan Likopen yang terkandung dalam buah semangka berperan penting untuk menjaga kesehatan organ jantung yang anda miliki.
6. Organ Ginjal Sehat
Mengkonsumsi buah semangka akan membantu meningkatkan aliran urine. Dengan lancarnya aliran urine maka akan berdampak pula pada kesehatan organ ginjal di didalam tubuh.
7. Mengurangi Lemak Pada Tubuh
Semangka merupakan jenis buah yang kaya akan kandungan citruline yang mana berperan mengurangi lemak berlebih yang berada di dalam tubuh anda.

Itulah Beberapa tips menjaga kesehatan daya tahan tubuh.
Menurut http://www.zona1000.com/

Silahkan shared jika bermanfaat teman-teman..

‪#‎ARR‬#