:: Agar Anak Suka Sayur, Ajak Berimajinasi Yuk! ::

:: Agar Anak Suka Sayur, Ajak Berimajinasi Yuk! ::

Anak Anda berusia balita dan mulai memilah-milah makanan? Hmm… Apalagi jika ditawarkan makan sayur, mereka mungkin sudah menolak lebih dulu. Yuk pelajari penyebabnya dan cari tahu bagaimana solusinya.
Ketika anak berusia balita, wajar jika mereka mulai memilih-milih makanan yang diberikan. Salah satu kebiasaan memilih-milih makanan ini disebut neofobia atau penolakan terhadap makanan baru.
Sebetulnya, hal ini menguntungkan, karena secara otomatis, anak-anak terhindar dari makanan beracun. Namun orang tua harus memerhatikan hal lainnya. Jika hal ini dibiarkan, dapat mengganggu pola makan dan kebutuhan gizinya.
Salah satu alasan psikologis mengapa anak-anak sulit makan adalah orang tua yang tak menjalin pola komunikasi yang baik dengan anak. Misalnya ketika anak makan sayur, kemudian ia rewel. Namun orang tua memaksanya makan sayur dan meresponnya dengan tidak sabar. Bisa jadi hal ini memberi kesan tak menyenangkan bagi anak. Apalagi jika orang tua tak memberi variasi makanan. Akibatnya, anak tak mengenal rasa dan jenis makanan yang beragam. Akhirnya anak-anak hanya makan yang itu-itu saja.

Nah, Anda sudah tahu penyebabnya kan? Sekarang yuk ajak anak makan sayur dengan cara cerdas dan kreatif!
Ajarkan anak-anak tentang darimana makanan yang disajikan berasal. Hal ini akan mengajarkan rasa syukur anak kepada Allah. Sambil bawakan cerita menarik ke anak-anak Anda. Buat mereka berimajinasi tentang cerita-cerita tersebut. Sampaikan pula ayat Al-Qur’an atau hadits yang mudah mereka cerna. Harapannya agar mereka paham mengapa harus melakukan hal itu.

Ajak bermain dan pastikan sesuai adab makan yang baik. Pastikan anak-anak merasa nyaman ketika makan. Jadikan makan menjadi aktivitas kegemarannya dengan menghindari ancaman atau hukuman saat anak sedang makan. Namun perhatikan pula adab makan yang baik ya, misalnya memulainya dengan berdoa dan mengajaknya bermain sambil duduk.
Kreatif dalam mengolah sayur. Perhatikan apa yang disuka dan tidak disukai anak. Bisa jadi anak bukan tak menyukai sayurnya, tetapi cara pengolahannya. Misalnya, ada anak yang lebih suka memakan brokoli tepung dari pada sayur bening brokoli.

Yuk berimajinasi sebebas mungkin! Ketika memasuki fase sulit makan dan memilah-milah makanan, maka orang tua harus sekreatif mungkin agar zat gizi terpenuhi. Misalnya sambil berbincang soal tokoh kartun kartun yang gemar makan sayur, sebut saja Popeye, Marsupilami dan lain-lain. Pastikan tontonan dan bacaan anak juga merangsang mereka dalam kebaikan. Contoh lain, ajak anak Anda berbincang soal mimpi mereka. Misal jika mereka ingin jadi pilot, katakan matanya harus sehat agar dapat berkendara dengan aman. Jika ingin jadi dokter, katakan dia harus mengobati orang lain, maka dia harus sehat terlebih dahulu. Imajinasi membantu mereka mengungkapkan apa yang dipikirkan dan nantinya membantu mereka di saat-saat sulit. Inilah pentingnya, orang tua cerdas dan rajin memelajari banyak hal. Hal ini agar nilai-nilai kebaikan dapat tersampaikan dengan baik pula.

Jadi bagaimana? Anda bisa memulainya detik ini juga kan? Semua tergantung usaha Anda untuk mengusahakan gizi terbaik untuk mereka.
Yuk ajak anak untuk makan makanan yang baik dan halal. Afrakids punya ajakan dalam bentuk kaosnya loh.

Mau beli? Hubungi kami:

WA : 08179518643 (dina)
Website : www.rumahraisha.com

_AFRAKIDS_

14686429_10208056806117192_441388582_n

Category: Uncategorized
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen − 3 =